Jumat, April 04, 2014

Mywech

Siang hari panasnya luar biasa. Suara raungan knalpot bocor orang kampanye bikin sakit kuping. Tiba-tiba aku ingat lagu Van Hallen tempo dulu. Jaman masih sekolah masih pakai baju putih abu-abu. Dulu aku memang seneng dengerin musik, bahkan sampai sekarang. Lha wong kata temanku, selera musikku diatas rata-rata katanya. Hah?!! Diatas rata-rata kataku terheran-heran mendengar omongan teman itu. Ga salah?? Perasaaan biasa-biasa aja tuh selera musikku. Tapi kalo dibandingin dengan selera musik teman-teman sebayaku waktu itu memang iya juga sih (sedikit ke ge-er an dalam hati. Hehehee). Tapi itu ga penting, yang penting saat ini aku bisa dengerin kembali lagu-lagu lama sambil mengenang masa lalu. Jadul putih abu-abu... mywech


CAN’T STOP LOVING YOU-Van Hallen

There's a time and place for everything
For everyone
You can push with all your might
But nothing's gonna come
Oh no, nothing's gonna change
And if I asked you not to try
Oh, could you let it be?

I wanna hold you and say
"We can't throw this all away"
Tell me you won't go
You won't go
Do you have to hear me say

I can't stop lovin' you
No matter what I say or do
You know my heart is true
I can't stop lovin' you

You can change your friends
Your place in life
You can change your mind
We can change the things we say
And do it anytime
Oh no, but I think you'll find
That when you look inside your heart
Oh baby, I'll be there
Yeah

Hold on
I'm holdin' on
Baby, just come on
Come on, come on
I just wanna hear you say

I can't stop lovin' you
No matter what you say or do
You know my heart is true
I can't stop lovin' you

Oh, so twisted and tied
And all I remembered
Was how hard we tried
Only to surrender

And when it's over
I know how it's gonna be
But true love will never die
Oh, nor fade away

And I can't stop lovin' you
No matter what I say or do
You know my heart is true
Oh, I can't stop lovin' you

And I know what I've got to do
Hey Ray, what you said is true
I can't stop lovin' you

Oh, I can't stop lovin' you

Sabtu, Maret 29, 2014

Maksi

Makan siang tanpa sayur - menu siang praktis; kentang goreng, perkedel, ayam dan softdrink. Praktis tapi kalorinya tidak sepraktis makanan dan minumannya. Double karbohidrat lagi. Hadehhh... Mulai dah hitung2 soal asupan sambil melupakan niat diet yang tinggal niat thok!! :p
Cari tempat strategis sambil lihat orang-orang bersliweran. Di luar banyak orang naik motor berkampanye.  Sepertinya mereka menuju tempat orasi secara bergerombol. Berisik bunyi knalpot digeber2. Entah apa yang ada dipikiran mereka dengan melakukan hal seperti itu, knalpot dikerasin bunyinya, jalan seenak perutnya seperti jalanan nenek moyangnya sendiri. Dapat apa orang-orang itu gumamku dalam hati. Tapi sudahlah..., memang saat ini sedang maraknya kampanye menjelang Pemilu.
Btw, makan di sebelah poster Cristiano Ronaldo koq jadi ga nyaman yaa. Berasa makananku mau ditendang !! Hahaha....
Untung modelnya CR7 jagoanku, coba kalo Neymar yang di poster itu pasti aku sudah menjauh cari tempat lain kataku pada teman di depanku. Temanku bingung dengar omonganku. Seketika aku ngakak geli melihat ekspresi dia yang ga ngerti maksudku :)


Hahahahaahaa.....

Rabu, Maret 26, 2014

Seperti Mantan

Euforia Jokowi mengingatkan aku pada masa SBY 2004, 2009 lalu. Banyak orang mengelu2kan SBY termasuk media mengangkat seorang SBY sebagai figur yang nyaris sempurna menjadi seorang Presiden kala itu. Tetapi seiring berjalannya waktu timbullah masalah2. Ada kader Demokrat yang bermasalah, ada persoalan negara dll. Semua berbalik menyerang dan menjelek2an beliau dan Demokrat, seolah2 dalam masa kepemerintahan SBY tidak ada contoh keberhasilan sama sekali. Ngomong salah, ga ngomong salah. Bertindak salah, ga bertindak salah. Ngomong apa diplintir jadi apa, sehingga kelihatan selalu salah dimata publik dan itu terus menerus dibahas/diberitakan oleh media. Duh, segitunya yaa... Miris !
Nah, euforia Jokowi ini pun menjadi kekhawatiran tersendiri bagiku. Jangan2 seperti Pak SBY dulu? Awalnya dielu-elukan, kemudian dibanting "sehancur2"nya. Hahaha... pada amnesia yaa??
Barusan aku baca Detik (kolom Pemilu 2014) tentang puisi 'Air Mata Buaya' oleh Fadli Zon. Aku tersenyum membacanya, persis seperti sepasang kekasih. Dulu saling merangkul, berjalan beriringan, akur dan semua nampak indah. Janji untuk saling mendukung terucap dalam salinan kertas. Tetapi kemudian apa yang terjadi? Salah satu pasangan merasa dikhianati..!! Ohh.., rasanya seperti petir di siang bolong mengetahui pasangan berkhianat. Kejelekkan pasangan tampak, satu per satu diungkap. Masa indah yang pernah tercipta seolah tidak ada lagi yang ada tinggallah kejelekannya. Begitu menyakitkan berpisah karena sebuah keingkaran, begitu tega mencampakkan janji yang pernah terucap. Begitu kira2 perumpamaan versi pasangan yang tersakiti, sedangkan pasangan yang tertuduh mengingkari merasa tidak berkhianat karena tindakannya tidak melanggar perjanjian. Tebar pesona mulai digelar. Cari simpatisan, cari dukungan dengan kesederhanaan. Aku rapopo dijelek2in, aku rapopo difitnah, aku tetap berjalan sesuai harapan yang diminta.

Begitulah.., semua indah pada waktunya, tetapi bisa berbalik semua hancur pada waktunya.
Tak ada gading yang tak retak, tak ada kesempurnaan pada diri manusia ataupun pemerintahan di dunia ini karena kesempurnaan hanyalah milik Allah.
Aku rapopo kang. Aku apik2 wae... :D

Rabu, Maret 19, 2014

Warna-Warni 2014

*) Harus mulai dari mana nulisnya? Setelah sekian lama ga nulis blog terasa berat dan kaku, bahkan untuk mengurai cerita yang sudah ada di kepalapun begitu sulit. Sama halnya jika lama ga mengaji, melihat tulisan Arab berjejer rapi di Alquran mulai bingung dan mulai mengeja huruf demi huruf kemudian dirangkai menjadi sebuah kata dan kalimat. Setelah berkali kali membaca baru dah tancap gas, lancaarrrr...!!! Hihihiii...
*) Pemilu sebentar lagi. Jujur aku bingung mau pilih yang mana? Rasanya belum ada yang pas dihati. Semua jargon partai atau caleg bagus2, ga ada yang ga mentingin kebutuhan rakyat dan negara. Semua obral janji demi kemakmuran, kesejahteraan dll. Tapi apa iya begitu???
Beberapa hari lalu PDI-P mengumumkan capresnya, Jokowi. Banyak orang yang senang dengan pencalonan beliau, tetapi ga sedikit yang menyayangkan. Karena beliau sebagi gubernur DKI masih baru saja (belum ada dua tahun menjabat) sudah loncat ke capres. Sebelumnya di Solo pun begitu, belum selesai masa tugas sebagai walikota Solo sudah loncat jadi gubernur DKI. Kira2 seperti itu berita yang beredar di media online ataupun ditelevisi.
Euforia Jokowi memang terasa di mana-mana. Efeknya pun konon bursa efek ikut terkatrol naik signifikan. Tentu pasar berharap padanya, ekonomi akan lebih baik, bursa saham terjaga stabil dan naik normal.

Ada keraguan yang muncul dalam hati, akankah Jokowi ketika memimpin negara ini (andai terpilih jadi presiden kelak) beliau tidak dalam genggaman si emak?? Bukankah sudah terlihat bahwa beliau begitu patuh pada si emak? Wajar sih bila kader patuh pada ketua. Tapi kalo kepatuhannya malah mencederai kepentingan rakyat dan negara kan ga lucu. Bisa2 Indonesia ga maju malah terpuruk. Buntut2nya kepentingan golongan lagi yang didahulukan ketimbang kepentingan rakyatnya. Maaf, ini baru pikiranku lhooo...
Nah, kalo mr. Prabowo bagaimana nih? Beliau sudah lama mengidamkan jadi orang nomor satu di republik ini. Sepak terjang beliau semasa era orde baru sudah pernah dengar dan baca di wikipedia. 
Setelah pengumuman Jokowi sebagai capres PDI-P beberapa waktu lalu, Prabowo bicara pada awak media bahwa dia merasa sudah "dikhianati" Megawati/PDI-P atas Perjanjian Batu Tulis 2009 poin ketujuh. Yang menurutnya bahwa Megawati/PDI-P akan mendukung Prabowo sebagai capres 2014. Kubu PDI-P menolak dikatakan berkhianat, karena perjanjian tsb (menurut mereka pihak PDI-P) berlaku bila Megawati menjadi presiden pada pilpres 2009 lalu. Karena Megawati gagal jadi presiden 2009, maka dianggap oleh mereka perjanjian itu hangus alias tidak berlaku lagi.
Tetapi menurut pihak Gerindra (partai Prabowo) bahwa perjanjian itu tidak ada kata2/menyebutkan ; bila Megawati terpilih jadi presiden pada pilpres 2009. Jadi anggapan pihak Gerindra, Megawati jadi presiden atau tidak jadi presiden perjanjian itu masih berlaku dan tidak ada kesepakatan pembatalan sebelumnya. Hmm..., memang betul kata orang, dalam politik tidak ada teman sejati, yang ada kepentingan sejati. Jujur, kalo melihat ini aku jadi bersimpati pada Prabowo. Kegigihan dia ingin jadi presiden dan program pertanian yang dia tawarkan jadi menarik aku lirik. Aku merindukan pertanian Indonesia lebih maju, bisa swasembada pangan, petani2 makmur sehingga mereka tetap semangat mengolah lahannya dengan baik dan bisa panen raya lagi seperti dulu. Tidak lagi sedikit2 impor dari luar negeri. Masa' sih Indonesia yang kaya hasil bumi serta tanahnya luas dan subur ga bisa mandiri soal pertanian??
Untuk soal keamanan negara rasanya Prabowo paham karena dulu dia seorang militer. Selebihnya aku belum tau kemampuan beliau apalagi? Toh memang beliau belum pernah jadi seorang pemimpin daerah apalagi presiden. Tunggu saja setelah Pileg, apakah Gerindra mencapai hasil Pileg melebihi presidential treshold 20 persen kursi DPR RI atau 25 persen suara sah nasional atau gabungan/koalisi partai?
Oya wacananya Gerindra bakal meminang Abraham Samad untuk jadi cawapres yaa?? Wah, boleh juga tuh, atau barangkali ada yang mempertimbangkan capres hasil konvensi Partai Demokrat? Siapa tahu tokoh yang diajukan menarik untuk dijagokan dalam Pilpres. Seperti Gita Wiryawan, Anies Baswedan atau... Dahlan Iskan?? :D
Berharap ada seorang atau sepasang pemimpin yang tangguh, cerdas, cepat tanggap dan bijaksana bukannya tidak mungkin. Pasti suatu saat ada. Aamiin...

Hadehhh.... Setelah membaca informasi ini-itu aku mulai berpikir lagi, mana yang baik untuk dipilih? Masing2 punya plus-minus, tetapi untuk memilih diantara yang ada juga membingungkan. Apa sebaiknya aku golput aja yaa??
Hahahaa...pasti orang yang tidak setuju golput akan mencibir sikapku ini. Tapi bukankah golput adalah sebuah pilihan juga? Demokrasi begitu... :)
Oke selama masih ada waktu ke depan (Pilpres tgl 9 Juli 2014, ya kan..) masih ada waktu untuk menentukan pilihan. Yang penting partisipasi :)


*) Berita yang belum redah hingga aku menulis tulisan ini adalah tentang pesawat Malaysia MH730 yang hilang. Entah kemana pesawat itu perginya. Koq begitu sulit terdeteksi keberadaannya hingga lebih dari satu minggu dan banyak negara yang terlibat dalam pencariaannya. Kasihan keluarga korban masih menunggu kepastian beritanya.
Jadi makin takut aja naik pesawat :)
Ingat beberapa waktu lalu, walau Alhamdulillah tidak terjadi apa2 ke'parno'anku datang. Biasanya hal itu terjadi saat pesawat take off. Tegang, stress, mulut komat-kamit berdoa tiada henti.
Selanjutnya, pada saat itu dari Jakarta naik pesawat pagi. Nyaris ketinggalan karena aku nyampe bandara Soetta setengah jam sebelum boarding. Setelah berada di dalam pesawat aku berdoa. Seat disebelahku waktu itu kosong. Entahlah apakah orangnya terlambat datang atau memang tidak ada penumpangnya. Selesai berdoa, pesawat mulai bergerak berjalan menuju runway. Ternyata harus menunggu giliran take off saudara2..!! Ga pagi, ga siang antri di runway. Pernah berangkat siang dari Soetta tunggu antri di runway kira2 setengah jam. Sinar matahari nyorot pas di tempat dudukku, sejuknya AC kalah sama panasnya matahari. Busyeett dah, kabin seperti di dalam oven. Soetta memang termasuk bandara tersibuk di dunia menduduki posisi 8.
Lanjut yang tadi, aku sempat melihat dari jendela di depan pesawat yang aku tumpangi, pesawatku berada diposisi keempat untuk take off. Ya Allah, mau terbang saja ngantri gumamku. Ga hanya pembagian sembako aja ya yang antri? Hehehee...
Setelah lepas landas akhirnya mulai perlahan syarafku mengendor. Maklum hal yang paling parno bagiku adalah saat pesawat lepas landas. Kira-kira 10 - 15 menit posisi pesawat rasanya masih miring. Persis orang udik naik pesawat. Hahahaha... Tegang, stress ga karuan. Selama perjalanan aku tidur walau ga benar2 tidur, yang penting mata merem. Ke-parno-an ini aku alami sejak berita Adam Air mengalami kecelakaan diperairan Sulawesi beberapa tahun lalu (kalo ga salah awal tahun 2007). Padahal sebelumnya aku tidak bermasalah kalo naik pesawat. Tenang2 saja bahkan menikmati perjalanan udara. Sekalipun perjalanan memakan waktu diatas 10 jam penerbangan non stop. No problemo, enjoy saja... 
Begitulah sejak melihat berita itu aku parno pada ketinggian. Bahkan naik permainan ektrim di Dufan yang dulunya berani sekarang udah ga berani.

*) Tahun 2014 ini ada hal menarik yang ditunggu. Gelaran pesta sepakbola akbar di Brasil, Piala Dunia. Sudah menentukan jagoanmu mana? Pasti donk.., bagi pencinta, penikmat sepakbola pasti sudah punya gacoan masing2. Biasanya sudah ditentukan jauh hari atau saat babak kualifikasi. Begitupun aku :D
Senangnya, pasti bakal seru !! Orang2 yang tadinya ga nonton bola mendadak nonton. Lengkap pakai jersey tim gacoannya. Hore, hore, horeeee... Ini masuk dalam kategori fans hore2... tanpa harus tau materi pemain, kekuatan skuad dan aturan sepakbola. Asal bola masuk gawang itu gol. Ga peduli itu gol sah atau offside. Itu pelanggaran atau bukan. Pokoknya ada Ronaldo, Messi, Van Persie, Rooney atau pemain top lainnya yang jadi favorit mereka. Ga peduli pemain2 tsb selain di timnas mereka merumput di klub mana, pokoknya aku ngefans sama pemain ini, itu, timnas, ini, itu.., mari kita adu jago tim kesayangan. Mana jagoanmu?? Ini jagoanku!!  :)
Yang penting ikut gabung menikmati euforia Piala Dunia yaa. Asiiikkk...!!!


Senin, April 23, 2012

Ganti Tampilan Dalam

Bingung.., "dalemannya" blog berubah ! Sempat panik karena "dalemannya" acak-acakan / ga seperti biasanya. Mana bilangnya browser anda sudah tidak didukung oleh blogger lagi :( . Wah wes kuno banget nih, lama ga ada aktivitas di sini, banyak perubahan.
Perubahan yang pernah dulu, harus memakai Gmail bagi yang belum memakai diblognya. Sedangkan blog-ku ini memang sudah pakai Gmail dari dulu. Jadi ga perlu diubah, pikirku. Tapi sekarang koq malah begini??? Mbingungi tenan. Ganti-ganti terus...

Rabu, Januari 25, 2012

2012

Masih kosoonnggg !!! Belum juga punya ide buat bercerita.

Sabtu, September 17, 2011

Munafik

Cerita teman sebut saja namanya Dodol, bercerita kepadaku.
Ringkasan ceritanya begini :
Memang tidak ada pertemanan yang abadi. Kalo ini terjadi di dunia politik lumrah. Tapi bila terjadi ditempat kerja? Mau ga mau ini merupakan sebuah petaka kecil yang lama kelamaan akan menjadi boomerang pada diri kita. Kenapa aku bilang tidak abadi? Karena teman yang kita anggap baikpun ternyata menyodok kita dari belakang. Hmm...!! Kenapa tidak ditegur atau diberitahu saja pada kita bila kita lalai atau salah dalam berucap, bersikap atau bertindak? Bukannya itu lebih enak? Dan bisa saling memperbaiki. Bukankah tidak ada orang yang sempurna di bumi ini? Atau jangan-jangan memang lebih asik ngerasani yaa? Ahh.., ga tau lah!

Kemunafikkan terjadi dimana-mana. Sehebat apapun "senjata" yang membentengi kita dalam pergaulan ternyata tidak mempan melindungi kita dari gempuran "ngerasani" (ngomongin orang -red). Apapun yang dilakukan oleh orang yang sedang menjadi sasaran, entah itu benar atau tidak, pasti akan terlihat salah dimata orang yang sedang "memerangi" kita.
Tapi apa boleh buat, gesekan-gesekan seperti itu kerap muncul dimana-mana. Ada yang pro ada yang kontra. Tapi sayangnya, orang yang cenderung grasak grusuk dibelakang kita biasanya pengecut!! Tidak berani unjuk nyali mengatakan apa yang menjadi uneg-unegnya. Tapi ya sudahlah.., tidak semua orang manis muka, manis bahasanya berhati lembut. Orang-orang seperti ini punya topeng untuk menutupi dua kepribadiannya. Bertemu kita baik, dibelakang kita macam taik kucing!!!
Begitu cerita si Dodol menutup ceritanya dengan makian taik kucingnya. Hehee....

Jumat, Agustus 19, 2011

Mesut Ozil vs David Villa

Ini terjadi pada pagi kemarin saat duel El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona memperebutkan Piala Super Spanyol. Laga kemarin pagi (waktu Indonesia) adalah leg kedua yang diadakan di Camp Nou yang merupakan markas Barcelona.
Seperti yang sudah kuduga pasti ada pertempuran sengit dilapangan yang berujung bentrok sesama pemain. Betul..., terjadi saat injury time setelah Marcello menekel Fabregas. Entah mengapa aku melihat sosok Ozil yang kuanggap sebagai pemain yang kalem, tiba-tiba terlibat pertengkaran. Dia menunjuk-nunjuk pipinya sembari marah dan berusaha membalas perlakuan David Villa. Ozil-pun dilerai oleh sejumlah pemain dan official. Sementara aku yang menonton tidak tahu apa yang sedang terjadi dengannya. Aku meraba-raba saat itu dan berfikir mungkin Ozil diserang pemain dari kubu lawan yaitu pemain Barcelona. Belum pernah aku melihat Ozil terlibat adu jotos dengan lawan selama satu musim lalu. Dia pemain bola yang kalem dan tidak suka main kasar. Begitupun semasa dia berada di timnas Jerman lalu. Jadi sungguh sangat mengejutkan saat aku melihat perkelahian itu.
Sudah sampai disitu..., akhirnya wasit mengeluarkan 3 kartu merah masing-masing untuk Marcello karena akumulasi 2 kartu kuning dan atas perbuatannya menekel keras Fabregas, Ozil dan David Villa karena terlibat perkelahian.

Oke, setelah sehari berselang yaitu hari ini, untuk menghilangkan rasa penasaranku tentang kejadian yang menimpa pesepakbola favoritku Ozil, tadi pagi aku melihat berita olahraga di ANTV (plus setelah aku browsing internet untuk cari berita tentang masalah Ozil dan Villa sebelum aku ngeblog); ternyata pemicu Ozil berkelahi dengan David Villa (katanya) adalah masalah SARA. Villa menghina agama Ozil sebagai pemeluk Islam. Pantas saja Ozil yang warga negara Jerman keturunan Turki ini marah besar dan melakukan perlawanan terhadap Villa. Menurut sumber diinternet, katanya: " I started because I was defending my religion, because David Villa has insulted Islam" (kira2 artinya gini yee.. : Saya yang mulai (memukul) karena saya membela agama saya, karena David Villa telah menghina Islam). Hmm... mana yang betul nih? Kalo aku melihat Ozil yang begitu marah dan menunjuk-nunjuk pipinya, sepertinya Villa lah yang bereaksi duluan memukul Ozil.
Ahh.... Dasar David Villa kampret !!! Ngapain agama dibawa-bawa sampai kelapangan bola segala? pikirku.
Jika berita yang beredar itu benar (wallahualam), please... jangan usik "kami" bila tak mau diganggu !!

Ingat dulu kasus Zinedine Zidane saat dia membela timnas Perancis di final Piala Dunia 2006? Bagaimana seorang pemain besar seperti dia sangat marah mendengar rivalnya memprovakasi dengan masalah SARA. Mengata-ngatain keluarganya (kalo tak salah ibunya dikatain teroris oleh Materazzi) yang nota bene Zidane dan keluarga adalah warga Perancis keturunan Aljazair dan beragama Islam.
Tak kan pernah aku menyalahkan tindakan Zidane yang menanduk Materazzi di lapangan saat pertandingan sedang berlangsung. Siapa yang tidak marah bila agama/keluarganya dihina? Hanya orang gila atau orang tak beragama saja bila agama atau keluarganya dihina orang diam saja. Akupun akan bertindak demikian bila itu terjadi padaku. Tetapi tidak menanduk, melainkan gaya Ozil saja memukul lawan. Hahahaha...

Aneh saja, kubu Barcelona kerap sekali melontarkan rasisme. Beberapa bulan lalu Marcello diejek oleh Sergio Busquets. Tapi sayang Busquets terhindar dari sangsi UEFA. Lagi-lagi pihak Barcelona diuntungkan. Ahh... semakin aku tidak mengerti kenapa pihak Madrid selalu menerima ketidakadilan.
Memang Barca sedang diatas angin saat ini karena klubnya merajai kompetisi dan berakhir kemenangan, tapi sepak terjang pemainnya yang lebay bila dilapangan selalu mendapat angin segar dari wasit. Sedangkan Madrid yang sedang kontroversi sejak dilatih oleh Mourinho kerap kali menerima ketidakadilan atas ulah pemain Barca yang "terlindungi" oleh tidak terlihatnya (atau pura-pura tidak terlihat?) sebuah pelanggaran oleh wasit? Contoh pada leg pertama Piala Super Spanyol yang berlangsung di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu beberapa hari lalu, Valdes sang penjaga gawang Barca menarik kaki Ronaldo yang menyebabkan Ronaldo jatuh, tidak diapa-apakan oleh wasit. Itu pelanggaran dan terjadi di kotak pinalti dan seharusnya hadiah tendangan pinalti untuk Ronaldo. Tapi pinalti itu tidak terjadi. Lagi-lagi dan lagi..., Madrid dirugikan. Semoga tidak terjadi kembali hal-hal seperti itu. Dan semoga tidak ada lagi hina menghina soal SARA. Ga baik, ga pantes..!!

Ayo Ozil maju terus, ciptakan prestasi yang gemilang..!!!
David Villa mampus aja ente ke neraka !!! Kami tak butuh orang-orang pengecut macam kamu.

Sabtu, Agustus 13, 2011

Mudik

Puasa baru berjalan setengah bulan. Tapi rencana mudik belum kupersiapkan. Yang tanya mau mudik sudah beberapa orang eh teman. Tapi dengan segenap hati kujawab pastilah mudik, tapi aku belum tau dengan siapa aku kesana atau naik apa? Biasanya aku mudik bareng adikku atau kakakku. Tapi tanda-tanda "angkutan" yang bisa kutebengi belum jelas, karena memang belum dibicarakan. Ahh... aku tidak terlalu ambil pusing mau mudik dengan siapa atau naik apa? Santai saja. Naik bus pun jadi seperti yang pernah kulakukan beberapa tahun yang lalu bersama adikku yang kecil.
Mudik lebaran adalah tradisi di keluarga kami. Mengapa dibilang tradisi? Karena orang tua kami tidak tinggal satu kota. Jadi wajiblah kami anak-anaknya mengunjungi mereka sekaligus bersilaturahim dengan keluarga lainnya. Sayang.., sudah dua tahun ini kami berlebaran tanpa ibu. Ibuku sudah tiada. Sungguh terasa berbeda, yang paling terasa tidak ada yang menyediakan makanan lebaran. Biasanya ibu sudah menyiapkan kue-kue kering, membuat cocktail kesukaanku atau membuat tapai ketan hitam dan beberapa makanan berat lain seperti opor ayam, sambal goreng ati, lontong/ketupat dan lain-lain. Pokoknya tinggal beres saat kita datang kesana ibu sudah menyediakan semuanya.

Ritual mudik saat aku kecil tidak begitu terasa karena masa kecilku kuhabiskan ditanah seberang nun jauh di sana. Lebaran dihabiskan berkunjung ke rumah teman-teman orang tuaku dan mereka saling berbalasan dalam mengunjungi. Lebih terasa lebaran sebenarnya, karena hingga satu minggu tamu masih berdatangan ke rumah untuk bersilaturahim.
Tapi entah kenapa lebaran sekarang jauh berbeda dengan masa lalu yang begitu indah dan terasa, menurutku. Lebaran sekarang hanya salam-salaman saat bertemu di jalan, atau dikumpulkan di musholah atau masjid untuk bersalam-salaman. Mungkin ambil praktisnya saja yaa? Jadi yang punya acara keluarga bisa segera melanjutkan acaranya. Begitupun saat aku pergi ketempat eyangku, suasananya sepi tidak seramai dulu. Yang mana sepupu-sepupuku berkumpul dan saling bertukar cerita saat bertemu. Mungkin...(mungkin lagi nih) karena saudara-saudarku sudah mempunyai urusan sendiri-sendiri (baca: berkeluarga-red!) jadi mereka ada yang tidak bisa pulang karena sesuatu hal, ada yang berlebaran dulu ditempat keluarga pasangannya dan baru bisa mudik pada hari kesekian untuk berlebaran di tempat leluhurnya.
Pada hakekatnya mudik adalah suatu tradisi yang terjadi di Indonesia pada saat lebaran. Makna yang terkandung sangat dalam, karena dengan mudik kita bisa bertemu dengan keluarga besar, saling bermaaf-maafan, bertukar cerita setelah satu tahun tidak berjumpa, nyekar ke makam orang tua, saudara dan leluhur serta melihat berkembangan kota atau desa yang mungkin saja tidak begitu jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dan dapat juga jelajah kuliner khas setempat atau berwisata ketempat rekreasi yang ada di dekat sana.

Semoga aku bisa mudik lagi di tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Aamiin....