
26 Januari 2009 lalu Tahun Baru Imlek 2560. Bukan karena Herman, Didi, Cliff, Siong, Asnah, Reni, Tuti, Yulce, dll-nya yang keturunan Cina aku menulis tentang perayaan ini. Bukan, bukan karena mereka. Tertarik saja untuk mencari info-infonya dan kucoba untuk kutuangkan ke dalam blogku.
Tahun ini katanya tahun kerbau, menurut katanya juga tahun kerbau ini tahun kerja keras. Jaman sedang susah, krisis global sudah menghadang. Bukankah kalo mau berhasil kita memang harus kerja keras?!
Gong Xi Fa Cai, apa benar itu artinya Selamat Tahun Baru? Menurut cerita mbak Felli Gong Xi Fa Cai itu suatu ungkapan harapan, best wishes, semoga semakin sukses dan “kekayaan” pun bertambah. Dan menurut mbak Felli, ucapan lengkapnya : Xin nian guai le gong xi fa cai, yang artinya Selamat Tahun Baru dan menyongsong the prosperous year, berkat yang melimpah.
Ceritanya, pada mulanya ucapan itu berkaitan dengan suksesnya panen yang dialami penduduk di tanah Tiongkok ratusan tahun Sebelum Masehi. Karena berkembangnya waktu ucapan itu berubah. Di Indonesia ucapan itu disesuaikan dengan keberadaan para saudara perantauan di tanah air yang baru. Ini membawa akibat yang diucapkan Gong Xi Fa Cai saja, yakni harapan sukses itu, Xin nian guai le kurang diperhatikan. (Ohh… begitu to ceritane, baru tahu aku).
Ahh…, betapa susah bereaksi yang pas buat keganasan anjing-anjing Israel itu. Tapi, untuk tetap waras dan berbaik hati terus kepada mereka rasanya tak tahan lagi diri ini. Mereka memang layak dimusnahkan–kecuali jika mereka bertobat, tapi apa mungkin dajjal-dajjal jahanam itu mau bertobat? Atau adakah lagi peristiwa mengerikan menghantam orang-orang yang tidak berdosa di belahan bumi lain?? Layaknya serangan 11 September 2001 yang lalu. Semoga tidak, karena saling membalas bukan jalan keluar yang bijaksana. Berhentilah berperang!! Ciptakan perdamaian di bumi ini.







